misalkan:
m = 80 dan n = 12
fakor pembagi 80 = 1,2,4,5,8,10,16,20,40,80
faktor pembagi 12 =1,2,3,4,6,12
GCD (80,12) = 4
Langkah-langkah mencari gcd (80,12) dengan algoritma eulidean sebagai berikut :
80/12 =6. sisa 8
12/8 = 1. sisa 4
8/4 = 2. sisa 0
karena pembagian terakhir menghasilkan 0, maka sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 4
menjadi GCD (80,12) = GCD (12,8) = GCD (8,4) = GCD (4/0)
Langkah-langkah mencari gcd (80,12) dengan algoritma eulidean sebagai berikut :
80/12 =6. sisa 8
12/8 = 1. sisa 4
8/4 = 2. sisa 0
karena pembagian terakhir menghasilkan 0, maka sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 4
menjadi GCD (80,12) = GCD (12,8) = GCD (8,4) = GCD (4/0)
ada beberapa versi algoritma eulidean salah satu versinya di tuliskan dibawah ini
program eulidean
diberikan 2 buah bilangan bulat tak negatif (m>n )algoritma eulidean mencari pembagi bersama
terbesar, gcd, dari kedua bilangan tersebut, yaitu bilangan bulat positif terbesar habis membagi m dan n
algoritma
1. jika n = 0 maka
m adalah jawabanya;
stop
tetapi jika n bukan 0
lanjutkanlah langkah ke 2
2. Bagilah m Dengan n dan miaslkan r adalah sisanya
program eulidean
diberikan 2 buah bilangan bulat tak negatif (m>
terbesar, gcd, dari kedua bilangan tersebut, yaitu bilangan bulat positif terbesar habis membagi m dan n
algoritma
1. jika n = 0 maka
m adalah jawabanya;
stop
tetapi jika n bukan 0
lanjutkanlah langkah ke 2
2. Bagilah m Dengan n dan miaslkan r adalah sisanya
3. Gantilah M dengan N dan N nilai R , lalu kembali ke langkah 1
Dengan mengunakan m =80 dan N =12 maka eksekusi algoritma eulidean mencari GCD (80,12) sebagai berikut:
1. (i) karena n =12 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 2(i)
2. (i) hitung m/n = 80/12 = 6 sisanya r = 8
3. (i) nilai m baru = n lama = 12 dan n baru = r = 8 lanjutkan ke langkah 1(2)
1. (ii) karena n = 8 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 1(2)
2. (ii) hitung m/n =12/8=1 sisanya r= 4
3. (ii) nilai m baru = n lama = 8 dan n baru = r= 4 lanjutkan ke langkah 1(3)
1. (iii) karena n =4 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 2(3)
2. (iii) hitung m/n =8/12 =4 sisanya r =0
3. (iii) nilai m baru = n lam=4 dan n baru = r= 0 lanjut ke langkah 1(4)
1.(iv) karena r = 0 maka n = 4 adalah jawabananya stop. jadi PBT (80,12)=4
1. (i) karena n =12 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 2(i)
2. (i) hitung m/n = 80/12 = 6 sisanya r = 8
3. (i) nilai m baru = n lama = 12 dan n baru = r = 8 lanjutkan ke langkah 1(2)
1. (ii) karena n = 8 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 1(2)
2. (ii) hitung m/n =12/8=1 sisanya r= 4
3. (ii) nilai m baru = n lama = 8 dan n baru = r= 4 lanjutkan ke langkah 1(3)
1. (iii) karena n =4 bukan 0 maka lanjutkan ke langkah 2(3)
2. (iii) hitung m/n =8/12 =4 sisanya r =0
3. (iii) nilai m baru = n lam=4 dan n baru = r= 0 lanjut ke langkah 1(4)
1.(iv) karena r = 0 maka n = 4 adalah jawabananya stop. jadi PBT (80,12)=4
keterangan angka romawi si dalam kurung (i),(ii),(iii),(iv) masing-masing menyatakan per ulangan yang ke 1,ke 2 , ke 3, ke 3, ke 4 dari instruksi yang dijalankan
satu hal yang perlu dicatat langkah langkah penyelesaian masalah didalam algoritma haruslah menyatakan urutan yang logis berarti bahwa hasil dari urutan langkah-langkah yang tidak logis dapat memberikan hasil yang salah
contoh 1.1 dan contoh 1.2 berikut ini memerhatikan bahwa urutan langkah -langkah yang logis menentukan kebenaran algoritma
satu hal yang perlu dicatat langkah langkah penyelesaian masalah didalam algoritma haruslah menyatakan urutan yang logis berarti bahwa hasil dari urutan langkah-langkah yang tidak logis dapat memberikan hasil yang salah
contoh 1.1 dan contoh 1.2 berikut ini memerhatikan bahwa urutan langkah -langkah yang logis menentukan kebenaran algoritma
contoh 1.1 (mempertukarkan isi 2 buah ember)
tinjau sebuah persoalan yaitu persoalan pertukaran isi dari 2 buah ember, sebut saja ember A berwarna biru dan ember B berwarna merah . kita akan mempertukarkan isi ke dua ember tersebut menjadi A jadi warna merah dan B jadi warna biru

ember a dan ember b
perogram tukar isi
diberikan 2 buah ember a dan b ;ember a berisi air yang berwarna biru dan ember b yang berisi air yang berwarna merah
algoritma:
1. tuangkan air dari ember a kedalam ember b
2. tuangkanair dari ember ember b kedalam ember a
perhatikan bahwa algoritma tukar_isi diatas tidak akan berhasil p0ertukarannya. yang terjadi adalah pencampuran keduanya.dengan kata lain algoritma tersebut adalah salah!!
agar mendapatkan pertukaran yang benar kita memerlukan sebuah ember tambahan yang diperlukan sebagai temapat penampungan sementara, namakan ember tambahan tersebut yaitu ember c. dengan menggunakan ember c ini algoritma pertukaran isi 2 buah yang sebagai berikut:
program TUKAR_ISI
diberikan 2 buah ember a dan b ember a berisi air yang biru dan ember b berisi air yang berwarna merah.pertukarkan isi kedua ember itu sedemikian sehingga ember a berisi air berwarna merah dan ember b berwarna merah
algoritma
1. tuangkan air dari ember a kedalam ember c
2. tuangkan air dari ember b kedalam ember a
3. tuangkan air dari ember c ke dalam ember b
sekarang dengan algoritma tukar isi yang sudah diperbaiki ini, isi ember a dan ember b dapat di tukarkan dengan benar
pada akhirnya algoritma ember a berisi air yang berwarna merah dan ember b beriisi air yang berwarna biru pertukaran tersebut diilustrasikan dalam gambar
keadaan pada awal sebelum pertukaran
be continue.....

